Thursday, 24 March 2016

Tugas MOPRI (pengerjaan soal)

TRIYONO
14.211.045
Makul : Manajemen operasional
Dosen : Tulus Pujianto, SE,MH.


Perusahaan HBU mempunyai mesin-mesin dengan kapasitas penuh sebanyak 3000 unit setiap triwulan.
Dari analisis pasarnya dapat diperkirakan besarnya permintaan tahun 2010 adalah sebagai berikut:
Triwulan I: 2000 unit
Triwulan II; 2500 unit
Triwulan III: 4000 unit
Triwulan IV: 4000 unit
Untuk memenuhi permintaan tersebut perusahaan mempunyai dua alternatif, yaitu berproduksi stabil setiap triwulan sama atau berproduksi yang banyaknya sesuai dengan permintaan masing-masing triwulan (bila kapasitas masih bisa dicapai)
Pertimbangan lain yang mempengaruhi pemilihan kedua alternatif itu adalah:
Biaya penyimpanan barang setiap unit setiap triwulan Rp 20
Diatas kapasitas penuh perusahaan masih bisa menambah kapasitas sampai menjadi 3500 unit setiap triwulan dengan menggunakan kerja lembur setiap unit Rp 10
Bila kapasitas produksi tidak dapat menutup permintaannya maka bisa dilakukan subkontrak dengan perusahaan lain yang akan memakan biaya setiap satuan Rp 30 lebih mahal dari pada kalau dibuat sendiri dalam keadaan biasa
Persediaan awal tidak ada, persediaan akhir juga tidak ada.
Bagaimana pemecahan, alternatif mana yang harus diambil?
.... ,sebentar pak,tak tanya mbah dukun dulu  :-)


Ok setelah tanya sana sini akhirnya saya coba menjawab,Bismillah...


         Di dalam merencanakan pola yang tepat bagi produksi suatu perusahaan dapat dipergunakan ANALISIS BIAYA TAMBAHAN atau INCREMENTAL COST ANALYSIS. Masing-masing pola produksi akan terlihat memiliki biaya tambahan yang berbeda-beda. Oleh karena itu dapat kita pilih pola produksi yang akan menimbulkan biaya tambahan yang paling kecil.
Langsung saja kita analisis Incremental cost-nya(mungkin pak Ri lebih suka menghitung "criminal cost" ,maklum calon tribrata 1 giriwoyo hi hi...)
Ok,
Kita hitung dulu incremental cost nya untuk setiap alternatif pola produksi
Alternatif 1 (PP konstan) bila perusahaan berproduksi stabil:
Biaya penyimpanan?
Biaya kerja lembur?
Biaya subkontrak?
Alternatif 2 (PP bergelombang) bila berproduksi sesuai permintaan:
Biaya penyimpanan?
Biaya kerja lembur?
Biaya subkontrak?

Mari Kita Hitung
Incremental cost analisis untuk PP konstan(ALTERNATIF 1)

1.       Pola pruduksi konstan





2.       Incremental cost pola pruduksi konstan

3wln

Biaya simpan
Biaya Subkontrak
Biaya Lembur
Total

Jmlh
Tarif/
unit
Total
Jmlh
Tariff
Total
Jmlh
Tariff
Lembur
total

I
1000
20
20.000
0
30
0
0
10
0
20.000
II
1500
20
30.000
0
30
0
0
10
0
30.000
III
500
20
10.000
0
30
0
0
10
0
10.000
IV
0
20
0
500
30
15.000
0
10
0
15.000



60.000


15.000


0
75.000




Incremental cost analisis untuk PP Bergelombang (ALTERNATIF 2)

Tri
wulan
Penjualan
Pruduksi
Persediaan
Subkontrak
Lembur
I
2000
2000



II
2500
2500



III
4000
3000

500
500
IV
4000
3000

500
500

















3wln

Biaya simpan
Biaya Subkontrak
Biaya Lembur
Total

Jmlh
Tarif/
unit
Total
Jmlh
Tariff
Total
Jmlh
Tariff
Lembur
total

I
0
20
0
0
30
0
0
10
0
0
II
0
20
0
0
30
0
0
10
0
0
III
0
20
0
500
30
15.000
500
10
5000
20.000
IV
0
20
0
500
30
15.000
500
10
5000
20.000



0


30.000


10000
40.000


Jadi Biaya tambahan pada pola pruduksi bergelombang lebih sedikit dari pola pruduksi konstan. 

PP konstan Rp.75.000 dan PP bergelombang Rp.40.000

maka perusahaan akan lebih untung dengan PP Bergelombang